Masih dalam rangka ulang tahunnya
si Ayah…
Macaroni schotel aka macschot ini
adalah salah satu makanan andalan di rumah, bahannya (hampir) selalu ada,
gampang bikinnya, rasanya ngga pernah gagal2 amat, daaann si Kaka suka (ini
yang paling penting – balada anak suka susah makan).
Selama ini kalo bikin macschot,
ngga pernah pake takeran, cemplang cemplung aja, walhasil rasanya ngga pernah
sama persis, tapi tetep enak kok…
Nah kemaren iseng2 mau coba pake
takeran dengan angka 250 di atas, maksudnya semuanya mau serba 250, tapi
ternyata tidak bisaaaaaa…
Salah satu tips supaya si
macschot ini cepet jadi adalah membuat tumisan daging beberapa hari sebelumnya.
Tumisan ini bisa disimpan di kulkas atau di freezer untuk daya tahan yang lebih
lama. Tumisan daging ini juga bisa dipakai sebagai teman untuk menyantap pasta,
lumayan bisa dibilang fast food dengan gizi yang cukup. Oya, macschot ini juga
menggunakan saus tomat yang saya buat dari tomat asli, tanpa tambahan saus
tomat botolan ataupun pasta tomat.
Hummm jadi ada 3 resep dalam 1
hidangan ini, resep tumisan daging, resep saus tomat dan resep si macschot ini
sendiri. Masing-masing resep bisa dibuat terpisah untuk kemudian disimpan,
diolah menjadi macschot ataupun disantap begitu saja.
Macaroni Schotel
Bahan:
- 250 gr daging cincang
- 250 gr keju -> 200 gr untuk campuran, 50 gr untuk taburan
- 2 buah telur ukuran sedang -> kocok lepas
- 400 ml susu cair tawar
- 4 buah tomat ukuran besar berwarna merah
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1 siung bawang bombay, cincang kasar (bisa dimasak bersama daging atau dimasukkan sesaat sebelum proses pemanggangan)
- 1 sdm minyak goreng
- garam
- merica
- gula
- oregano
- air secukupnya
Proses:
- Saus tomat : rebus air hingga mendidih, masukkan tomat, pastikan terendam semua, cukup rebus selama 30 detik, angkat dan langsung rendam ke air es atau air keran yang mengalir. Setelah dingin, kupas kulit tomat dan cincang, bisa kasar atau halus sesuai selera. Selengkapnya untuk membuat saus tomat bisa dilihat disini (http://veggiewayindonesia.blogspot.com/2015/02/veggies-recipe-soun-dalam-sarden-saus.html)
- Rebus air hingga mendidih, masukkan garam, minyak goreng dan macaroni. Masak selama kurang lebih 5-10 menit, angkat dan tiriskan airnya.
- Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum, masukkan daging, masak hingga berubah warna.
- Masukkan saus tomat, garam, gula, merica, oregano, aduk-aduk, kecilkan api. Masak daging hingga tingkat kekentalan yang diinginkan (saya suka tekstur yang masih cukup banyak kuahnya, tapi juga tidak basah banget). Jangan lupa dirasakan ya, sesuaikan rasa dengan selera masing-masing.
- Sambil menunggu daging matang, nyalakan oven dan panaskan selama kurang lebih 10 menit, dengan suhu 180 derajat celcius.
- Di wadah terpisah, satukan semua bahan, macaroni yang sudah direbus, tumisan daging, susu cair, telur dan keju. Aduk-aduk sampai semua tercampur, tuang ke loyang/pinggan tahan panas, ratakan dan beri parutan keju di atasnya. Bila suka bisa ditambahkan sedikit oregano bubuk juga.
- Panggang macaroni selama kurang lebih 30 menit dengan suhu 180 derajat celcius.
Catatan:
Takaran di atas bisa dimodifikasi
sesuka hati ya, kembali lagi ke selera masing-masing. Jika suka keju maka
takaran kejunya bisa ditambah, jika suka macschot dengan tekstur lembut, susu
cairnya bisa dilebihkan, daging cincangnya bisa diganti dengan ayam atau tuna.
Tidak usah takut berkreasi dan mencoba-coba ya…dari pengalaman saya, resep
macschot ini tipis sekali kemungkinan gagalnya hehehe…have fun!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar